Namun kepada HMI, Bima Arya menitipkan pesan untuk menjemput Indonesia emas 2045 agar Gen Z juga turut serta dalam memperbaiki lingkungan hidup, seperti persoalan sampah dan juga polusi udara.
Perbaikan lingkungan hidup bisa dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya memberikan edukasi, sosialisasi kepada masyarakat, bebersih lingkungan atau program untuk memperbaiki lingkungan hidup.
“Karena kalau ini enggak diurus bersama-sama (lingkungan hidup) Indonesia emas tidak akan ada. Jadi pengelolaan sampah dan sebagainya ini harus jadi atensi dari pemimpin selanjutnya dari Gen Z yang akan menjadi calon pemimpin masa depan,” jelasnya.
Bima Arya melihat, bahwa dunia akan terus berubah dengan artificial intelligence (AI) yang semakin canggih dikarenakan akan digantikan dengan the power of science.
“Saya pernah menyaksikan perdebatan tentang menghitung apalah artificial intelligence ini akan membuat manusia punah atau membuat manusia berjaya. Itu seperti mata koin yang bisa hancur, bisa bagus, bermanfaat, bisa mudharat,” katanya.
Selain itu Bima Arya juga berpesan agar para mahasiswa terus menjaga demokrasi dan otonomi daerah.
“Adanya pemimpin-pemimpin bangsa, pemimpin hebat di daerah yang menjadikan level ekonomi daerah-daerah maju dan berkembang pesat itu karena adanya mereka (pemimpin daerah). Mereka ada karena otonomi daerah. Otonomi daerah hilang, demokrasi hilang, maka kita akan kembali kepada masa lalu,” ujarnya.








