“Yang kita peringati adalah kematiannya bukan kelahiranya, karena dalam filosofi Islam yang dipandang penting dan bermakna adalah kematian, bukan kelahiran. Dari kematian ini seseorang akan terlihat, nilai kehidupan, karena dunia ini negeri ujian, darull bala, di sini kita diuji, maka kelahiran itu awal kita memasuki ujian dan meninggal adalah saat mengakhiri ujian,” kata Abah Toto sapaannya. (*)
Bima Arya : Raden Saleh Sosok Humanis, Plural dan Berjejaring Luas








