Inovasi Posyandu Remaja dalam Perspektif Society (Posrem) 5.0 merupakan inovasi posyandu remaja.
Inovator BIA 2023, Widia Mijtiawati yang juga Perawat PP Ausrem (anak usia sekolah dan remaja) Gang Aut mengatakan bahwa posyandu yang identik dengan anak-anak dan lansia kini juga bergerak untuk remaja.
“Kami datang dengan target remaja untuk menghindarkan anak-anak, remaja dan menanggulangi anak-anak, remaja yang merokok, minum-minuman keras dan infeksi seksual. Kenapa kami ambil konsep ini ? karena kami akan menjaring remaja dan mengedukasi remaja tersebut agar melakukan pencegahan,” katanya.
Tak hanya itu, inovasi ini juga memiliki manfaat untuk penanganan dan mencegah stunting. Dari 70 posyandu remaja di Kota Bogor, teknologi ini sudah diterapkan di tiga lokus Kelurahan Gudang dan Kelurahan Paledang.
“Dengan adanya efektifitasnya sangat membantu sekali. Karena kita tahu generasi saat ini mudah galau. Sehingga dengan adanya teknologi ini mereka termotivasi untuk sharing melalui posyandu di wilayah masing-masing. Alhamdulillah saat ini sudah menjangkau 324 remaja yang kita screening dan dari hasil evaluasi hasilnya memuaskan,” katanya.
Inovasi Smart Trash karya SMKN 4 oleh Muhamad Faisal dan Sayid Arya membuat edukasi untuk anak-anak diajarkan mencintai lingkungan sejak dini.
“Smart trash tempat sampah pintar atau alat sarana edukasi untuk anak PAUD dan juga TK agar mereka tertarik membuang sampah pada tempatnya. Jadi ada berbagai fitur ketika seseorang akan membuang sampah, maka tempat sampahnya akan terbuka sendiri dan akan mengeluarkan suara terima kasih,” katanya.








