Pemkot Bogor Targetkan Angka Prevalensi Stunting Dibawah 10 Persen

Pemkot

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bogor, Anas Rasmana menjelaskan, bantuan susu hari ini diperuntukan untuk bayi usia diatas 2 tahun yang berisiko stunting, para ibu hamil, ibu menyusui dan nifas serta calon pengantin.

“Total jumlahnya 1.508 KK di Kota Bogor,” sebutnya.

Sebelum di Kelurahan Kebon Kelapa, PT Milko telah menyerahkan bantuan sebanyak 100 dus yang berisi 60 sachet per dus dan diharapkan bantuannya akan bertambah sehingga pengendalian stunting dapat tertangani dengan baik dan angka prevalensi stunting Kota Bogor dapat berkurang.

“Harapan saya yang berisiko stunting tidak menghasilkan stunting, dari ibu hamil dan menyusui, anak-anaknya tidak stunting. Kedua, adanya penurunan angka prevalensi stunting Kota Bogor yang saat ini 18 persen menjadi dibawah 10 persen pada akhir tahun 2023,” harap Anas Rasmana.

Baca Juga  Walikota Bogor Membuka Final Perlombaan KURMA di Bapemperda

Pos terkait