Wakil Wali Kota Bogor ini menyebutkan, berdasarkan data Kecamatan Tanah Sareal, masih banyak rumah tangga di Tanah Sareal yang belum mempunyai septic tank sendiri. Hal ini menurutnya masih banyak orang yang belum paham dan tanggung jawab akan kebersihan dan kesehatan lingkungan, karena masih ada yang membuang kotorannya secara langsung ke sungai dan sebagian membuang ke sekitar saluran warga.
Di sisi lain, kondisi kekeringan yang disebabkan panas yang berkepanjangan akibat pemanasan global di Kota Bogor menyebabkan pasokan air baku sudah berkurang lebih dari 50 persen dan ketinggian SPAM bendung katulampa sebagai sumber air baku Kota Bogor di angka nol.
Tak hanya itu, fenomena kebiasaan membuang sampah ke sungai memberikan dampak ke masyarakat yang kesulitan dalam mendapatkan air bersih karena aliran air tersumbat.








