Selanjutnya, dari segi ekonomi kota, bahwa pandemi Covid-19 sempat membuat Kota Bogor terpuruk. Namun, hal itu bisa dikendalikan dengan mampu menaikan pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun 2022 menjadi Rp 1,1 Triliun.
“Laju pertumbuhan ekonomi Kota Bogor juga menjadi yang terbaik se-Jawa Barat dengan 5,65 persen. Selain itu, beberapa pekerjaan infrastruktur juga kita bangun. Pedestrian, penataan transportasi dan ruang – ruang publik,” kata Dedie.
Kota Bogor juga, sambung Dedie, bertekad untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari segala hal. Baik kesehatan, pendidikan dan sosial budaya.








