“Terdapat sekitar 95 aplikasi atau layanan publik berbasis digital yang terdaftar di Diskominfo. Kemudian sebagai upaya optimalisasi, kami mengintegrasikan sistem pelayanan publik dalam satu aplikasi dengan nama “Kabogoh Idaman” atau singkatan dari Kabupaten Bogor Hebat Informasi Dalam Genggaman. Alhamdulillah, melalui berbagai inovasi yang kami ciptakan, tahun 2022 Pemkab Bogor meraih penghargaan sebagai Kabupaten Terinovatif ke-2 se-Indonesia dalam Innovative Government Award (IGA) Kemendagri,” ungkapnya.
Ia juga mengatakan bahwa, tahun 2022 Kabupaten Bogor menempati ranking ke-17 se-Jawa Barat untuk status daerah “digital” dan ranking ke-123 secara nasional dan hasil penilaian pemantauan dan evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) oleh Kemenpan RB tahun 2022 meraih nilai indeks SPBE sebesar 3.33 dengan kategori “Baik”.
Hal ini lanjutnya sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, Pemkab Bogor telah menerbitkan Peraturan Bupati Bogor Nomor 18 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Satu Data Indonesia di Kabupaten Bogor.
“Untuk implementasinya, kita sudah memiliki data statistik sektoral melalui media website, yaitu Open Data Kabupaten Bogor dan kedepan akan dilakukan penyeragaman melalui replikasi portal Data Jabar. Atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor, saya mengucapkan selamat datang dan terimakasih telah memilih Kabupaten Bogor menjadi venue visitasi pelatihan kepemimpinan nasional,” terangnya.








