Adapun terkait lapangan usaha, menurut Amalia, kepala rumah tangga miskin ekstrem mayoritas adalah di bidang pertanian dengan proporsi sebesar 52 persen. “Sementara rumah keluarga miskin ekstrem sekitar 12,68 persen berlantaikan tanah,” ujarnya. (*)
Kota Bogor Dapat Insentif Fiskal 2023 Sebesar Rp 5,9 Miliar








