Di tempat yang sama, Kepala Dinkukm Dagin Kota Bogor, Atep Budiman mengatakan, berdasarkan info terakhir dropping beras SPHP untuk agen sempat dikurangi karena harganya tinggi. Sehingga Bulog membuat kebijakan dengan langsung mendistribusikan ke pengecer di pasar.
“Informasi terbaru sudah mulai dibuka lagi untuk agen. Hari ini kita mengecek ke lapangan distribusi beras SPHP masih cukup atau tidak, apakah sudah sesuai menjual beras SPHP-nya baik dari segi kualitas dan juga dari HET-nya yakni 5 kg Rp 54.500,” katanya. (*)








