Ia menerangkan, terkait anggaran bagi sekolah inklusi ini masih digabung di anggaran pendidikan masing-masing sekolah. Hal paling utama menurutnya yakni kesiapan sekolah dan kepala sekolah merespon keinginan masyarakat dan menyiapkan diri untuk bisa membuat anak-anak ini berdampingan dengan anak yang lain.
Menurutnya, antara anak istimewa dengan anak lain harus bisa saling bergaul, berkomunikasi, tidak lagi membeda-bedakan dan anak-anak ini harus mendapatkan akses pendidikan terbaik dari Pemkot Bogor.
“Terima kasih kepada sekolah-sekolah negeri yang membuka diri untuk inklusi dan kepada guru yang sudah ikut program sekolah inklusi. Anak-anak ini titipan kita semua bukan hanya orangtuanya. Kita siapkan program yang tepat dibantu stakeholder lainnya,” tegasnya.








