Bima Arya – Dedie Rachim Ucapkan Terima Kasih dan Mohon Maaf

10 tahun menjadi wali kota Bogor, baik di periode pertama, ataupun periode kedua bersama Dedie Rachim, Bima Arya menyampaikan 10 tahun itu menjadi ikhtiar untuk memudahkan urusan warga, memperbaiki rumah tidak layak huni, memperluas lapangan kerja, meningkatkan pendidikan, memaksimalkan layanan kesehatan, membangun RSUD, membantu warga yang terkena bencana dan sebagainya.

Meski demikian, Bima Arya menyadari bahwa sebagai pemimpin tentu ada hal yang belum semua terwujud atau terpenuhi, namun dirinya meyakini bahwa estafet kepemimpinan di Kota Bogor akan ada pada pemimpin yang melanjutkan program untuk kepentingan masyarakat.

Pada kesempatan itu Bima Arya juga menyampaikan terima kasih atas doa dari para kyai, ustadz, alim ulama, sesepuh inohong dan semua masyarakat sehingga dirinya bisa berjuang selama 10 tahun.

Baca Juga  Bima Arya - Dedie Rachim Jabat Hingga April 2024

“Nyuhunkeun doa na (minta didoakan) dugi ka rengse engkin kaping 31 desember (sampai selesai nanti di 31 Desember) doakeun khusnul khotimah nya, nyuhun dihapunten, hampura pisan (doakan khusnul khotimah, minta dimaafkan, saya meminta maaf sekali) bilih aya kalepatan (bila ada kekhilafan) untuk semua yang belum tuntas, doa terbaik untuk semua,” katanya.

Sosok Bima Arya tidak hanya memberikan kesan bagi warga, namun juga bagi Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim yang mendampingi Bima Arya di periode ke 2.

“Saya juga banyak belajar dari pak wali, bagaimana inovasinya, kreativitasnya, bagaimana membangun networking, bagaimana bersinergi dengan berbagai pihak. Jadi tidak ada kata lain saya juga merasakan betapa Bogor itu maju dan berkembang,” katanya.

Pos terkait