Ia menuturkan, kegiatan ini turut memberikan wadah bagi para pemural untuk mengekspresikan bakat seni yang dimiliki. Dengan adanya wadah seperti ini, tidak akan ada lagi yang namanya vandalisme. Apalagi karya seni ini memiliki pesan yang bisa disampaikan dan diapresiasi masyarakat.
“Kalau vandalisme kan hanya memuaskan dirinya sendiri. Kalau di sini ada pesan yang bisa disampaikan, yakni sebuah gerakan bagi lingkungan,” tuturnya.
Di tempat yang sama, GM Digital Content Tribunnews.com, Yulis Sulistyawan mengatakan, Mural Exhibition ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas para pemural. Pihaknya memilih isu mural karena ingin membangkitkan kreativitas masyarakat.
Kreativitas yang dituangkan ini juga sekaligus membuktikan bahwa kreativitas manusia tak kalah canggih dengan teknologi mesin yang saat ini berkembang yakni Artificial Intelligence (AI).








