Pemkot dan BPTJ Tandatangani Serah Terima Halte BTS Kota Bogor

Pemkot

Untuk itu kepada Menhub, Bima Arya berharap agar BTS di Kota Bogor berlanjut  dan koridornya ditambah sehingga nantinya angkot di pusat Kota Bogor bisa berkurang atau hilang.

Terkait BTS, Menhub menyampaikan kepada pemerintah daerah harus ada pendampingan mengingat konsep BTS bersifat temporer atau sementara selama waktu 3 tahun.

“Pada tahun ketiga, masyarakat sudah mau membayar dan pemda sudah subsidi juga sehingga anggaran yang kita lakukan bisa dialihkan ke kota-kota yang lain, termasuk bikin BTS ringroad,” kata Budi Karya Sumadi.

Kepada BPTJ, Menhub memerintahkan untuk membuat Ring BTS di Kota Bogor sehingga angkot tidak masuk ke tengah Kota Bogor, tapi hanya ada di pinggir kota. Bahkan kalau ada angkot di tengah kota bisa ditilang oleh kepolisian.

Baca Juga  Bima Arya: Kenaikan Harga Sembako di Kota Bogor Relatif Rendah

“Nanti akan kita buat ring BTS, titik-titik jumpa angkot dengan itu ada di situ. Jadi, kalau nanti ada tambahan kita bikin ring BTS bukan jari-jari, karena kalau ring itu bisa menyelesaikan urusan perpindahan moda sehingga angkot yang 3.000-an mungkin bisa jadi 500. Untuk kepolisian siap bilang ya?,” kata Budi Karya Sumadi.

Plt Kepala BPTJ, Suharto menyebutkan penyerahan 35 unit shelter atau halte dalam rangka untuk mendukung pengoperasian angkutan umum di Kota Bogor dengan skema BTS.

Pos terkait