“Kami berharap prosesi haul berlangsung dengan baik dengan tetap mengedepankan syariat dan memelihara tradisi,” cetus putra dari Mama Falak, KH Tb Agus Fathurohman.
Sebagaimana diketahui, sosok Mama Falak dikenal sebagai panutan umat dalam menjaga toleransi dan menghormati keberagaman. Pada kesempatan sebelumnya, Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin mengatakan sebagai ulama Mama Falak adalah orang yang mengajak umat Muslim untuk menjalankan panggilan Allah.
Mama Falak yang masyhur sebagai ulama kharismatik dan ahli dalam bidang ilmu falak ini, merupakan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) dan tokoh sufi mendunia yakni sebagai Mursyid Tarekat Qodiriyah wa Naqsyabandiyah. Wapres mengatakan sosok Mama Falak merupakan ulama yang karismatik, tokoh ulama yang diakui keilmuannya oleh para kiai dan habib di nusantara.
Sejak muda, lanjutnya, Mama Falak gigih mencari ilmu, di mana keilmuannya diasah dengan berguru pada ulama Banten dan Cirebon sejak usia 15 tahun.
“Kemudian, selama lebih dari 20 tahun memperdalam ilmunya di tanah suci, seperti tafsir Al-Qur’an, ilmu hadis, ilmu tasawuf, ilmu falak, ilmu fikih, dan ilmu hikmat,” imbuhnya.
Wapres menambahkan bahwa semasa hidup, aktivitas dakwah Mama Falak tidak hanya di wilayah Pandeglang, tetapi sampai juga di wilayah Pagentongan Bogor, hingga didirikanlah Pondok Pesantren Al Falak pada 1901.








