Di akhir Bima Arya mengajak jajaran Pemkot Bogor berdoa dan berharap agar tahun 2024 DED kawasan pemerintahan baru Kota Bogor berjalan baik. Selain itu untuk menjamin kepastian dari konsep kawasan pemerintah Kota Bogor yang baru dan lebih terintegrasi, diperlukan ‘jenderal’ atau PIC khusus selaku kepala otorita kawasan pemerintahan Kota Bogor.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah, Kepala Bapperida Kota Bogor, Rudy Mashudi memberikan paparan. Musrenbang ini juga dihadiri para kepala dan perwakilan perangkat daerah, unsur Muspika Bogor Timur, masyarakat serta pihak terkait lainnya.
Di awal musrebang Camat Bogor Timur, Feby Darmawan memaparkan sejumlah data diantaranya DTKS turun sebesar 39,99 persen, PKH turun sebesar 1,09 persen, anak stunting turun sebesar 32,53 persen, RTLH turun 42,03 persen terhadap pencairan tahun 2024, BSTT meningkat sebesar 20,3 persen, BABS turun 42,6 persen dan pelaku usaha di Bogor Timur tahun 2023 naik sebesar 16 persen.
Kepada perangkat daerah terkait Camat Bogor Timur berharap agar ada penambahan sekolah di Kecamatan Bogor Timur, khususnya SMP dan SMA. Untuk zona hitam yang ada agar menjadi atensi bagi BPBD Kota Bogor. (*)








