“Saya melihat bahwa adik-adik Kita ini, Pekerja Migran Indonesia adalah aset Kita, generasi berprestasi. Kita harus bangga dengan mereka yang menantang masa depan dengan bekerja di luar negeri. Kehadiran Saya disini adalah karena BNN RI dan BP2MI melihat bahwa ada irisan yang terjadi antara PMI dengan isu mengemuka seperti narkotika, radikalisme, terorisme, sehingga perlu diberikan sosialisasi dan pembekalan agar terhindar dari permasalahan tersebut,” ujar Kepala BNN RI.
Lebih lanjut, Kepala BNN RI juga menyampaikan rencananya untuk menghadirkan duta anti narkoba di kalangan PMI sebagai upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, para PMI adalah insan berprestasi yang bebas dari pengaruh buruk narkotika.
“Saya tadi sampaikan langsung kepada Kepala BP2MI, PMI sebagai Duta Anti Narkotika. Alasannya adalah mereka merupakan generasi berprestasi, dan program Saya di BNN adalah menciptakan patron baru yang bisa memberikan pesan moral tentang bahaya narkotika serta menjadi ikon dalam melawan narkotika,” jelasnya.








