Lawatan ke Vietnam, PWI bahas Tantangan Media dengan VJA

PWI

Hanya saja, lanjut dia, media sosial memiliki dampak negatif terhadap penyebaran informasi. “Masyarakat sekarang dapat dengan mudah mendapatkan informasi melalui media sosial. Namun, dampaknya berita hoax dan informasi yang tidak seimbang banyak kita temukan di media sosial,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pers Pancasila PWI Sihono HT menambahkan, pers saat ini semakin kebablasan dengan dalih kebebasan. Seharusnya, kebebasan itu juga bertanggungjawab terhadap kemajuan negara dan bangsa.

“Agar wartawan di Indonesia memiliki tanggung jawab terhadap republik indonesia. Makanya PWI mendirikan direktorat pers Pancasila, agar nantinya rumusan itu bisa dijalankan oleh wartawan Indonesia khususnya wartawan yang tegabung dalam PWI,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Sihono mengapresiasi keberadaan Museum Pers Vietnam yang menjaga sejarah perkembangan pers di negara itu. Dia mengaku, museum serupa juga akan segera dibangun di Idonesia.

Baca Juga  Buka KTT Ke-15 IMT-GT, Presiden Jokowi: Mari Kobarkan Semangat Kolaborasi

Dalam diskusi, turut dibahas berbagai masalah perkembangan wartawan di negara masing-masing. Misalnya, persolan regulasi kebebasan pers, termasuk masalah terkait arus informasi dan sumber pemberitaan dari luar negeri yang dikonsumsi media masing-masing negara.

Pos terkait