Perdana di Jabar, Kota Bogor Jalankan Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan KBKR

KBKR

“Alhamdulillah pelayanan hari ini ada 20 Akseptor (pengguna) pemasangan Intra Uterine Device (IUD). Menjaring Akseptor itu tidak mudah untuk menjaring akseptornya, tapi Alhamdulillah Kota Bogor sebagai penyumbang metode kontrasepsi jangka panjang, kinerjanya baik,” ucapnya.

Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengatakan, kegiatan ini sangat luar biasa karena berkolaborasi dengan TNI Polri, rumah sakit swasta, organisasi profesi dan dilaksanakan di Makodim.

“Dalam beberapa hari kita berhasil karena ada penguatan teritorial. Semua komponen kekuatan profesi kita jadikan kekuatan menyukseskan program ini. Jadi untuk kota Bogor angka kelahiran juga rendah berada di bawah nasional,” katanya.

Dandim 0606 Kota Bogor, Kolonel Fikri Ferdian mengatakan, keterlibatan Kodim dalam kegiatan KB dan penurunan stunting ini bagian dari komitmen TNI dalam menjalankan instruksi dari presiden untuk juga mewujudkan generasi Indonesia Emas 2045.

Baca Juga  KPLH Harmoni Gelar Saresehan Remaja Peduli Lingkungan Hidup 2023

“Karena itu harus dimulai dari anak-anak kita. Mulai dari akan menikah, dalam kandungan, melahirkan sampai tumbuh kembang. Keterlibatan Kodim dalam program ini karena banyak kader, jadi Babinsa bersama Bhabinkamtibmas juga menjalankan fungsi pendampingan sehingga harus juga paham dalam program kegiatan KB dan kesehatan reproduksi,” ucapnya.

Di lokasi yang sama, Kepala DPPKB Kota Bogor Anas Rasmana mengatakan, di awal tahun 2024 ini pihaknya telah mencatatkan beberapa peningkatan kinerja dinas di awal tahun 2024, diantaranya penurunan angka stunting yang semula 2.663 kini menjadi 1.649.

Pos terkait