Menurutnya ini juga menjadi momentum bersejarah karena dengan adanya haul Kangjeng Sholawat banyak sekali hal-hal luar biasa di luar logika dan diluar ekspektasi semua, namun bisa tersambung, seperti diantaranya bertemunya dan berkumpul kembali pihak keluarga baik dari wilayah Purwakarta, Cianjur, Sumedang, Bandung dan lainnya.
“Momentum inilah yang membuat kita kembali mengingat para pendahulu kita untuk hal yang baik kita lanjutkan bagaimana perjuangan dari kasepuhan kasepuhan kita,” katanya.
“Dalam momentum seperti ini kita refresh kembali, agar semua yang ada itu tidak hilang, sehingga kita juga bisa mempertahankan nilai baik, warisan budaya dan melestarikan kebudayaan yang ada,” ujarnya.
Sehingga dalam konsep Haul ini selain disi dengan kegiatan rohani dan keagamaan juga dipadukan dengan pakaian khas Sunda sebagai upaya melestarikan dan menjaga nilai nilai kebudayaan. (*)








