“Secara pengawasan kami akan terus pantau disdukcapil untuk kesediaan blangko dan lain sebagainya,” kata Atang
Sebab, Pemkot Bogor menargetkan 18.000 pemilih pemula dapat memiliki e-KTP saat hari pencoblosan Pilkada nanti.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh warga negara terutama anak anak yang nantinya punya hak pilih ini diberikan haknya punya KTP sekaligus juga terdata dalam pemilih pilkada,” tutup Atang.
Di lokasi yang sama, PJ Wali Kota Bogor, Hery Antasari, menyampaikan suksesnya Pilkada dapat dilihat dari tingginya angka partisipasi. Sehingga, ia menginginkan angka partisipasi di Kota Bogor dapat meningkat.








