Simbol Perlawanan, Pekerja Industri Nikel Deklarasi Anti Narkotika

Narkotika

“Saya ingin berterima kasih kepada PT VDNI yang telah menyediakan tempat dan bersedia untuk bekerja sama dengan BNN dalam rangka melakukan perlawanan terhadap bahaya ancaman narkotika. Narkotika menjadi ancaman kemanusiaan, bahkan justru menjadi ancaman peradaban manusia. Sebagai ancaman kemanusiaan, narkotika merusak sendi-sendi kehidupan, mulai dari individu menyerang saraf, menyerang mental, dan kesehatan,” kata Marthinus Hukom.

Selain itu, Kepala BNN RI juga mengimbau para pekerja industri nikel agar tidak terbuai dengan bujukan para bandar narkoba di luar sana yang mencoba menghasut untuk menguasai market. Mengingat, Indonesia menjadi target pasar yang besar, karena 3,3 juta penduduk Indonesia terpapar penyalahgunaan narkotika.

“Hari ini mereka (bandar) menyasar juga kelompok produktif termasuk para pekerja. Karena mereka ingin mempertahankan pasar dan memperbanyak keuntungan dari bisnis narkoba tersebut. Mereka memberikan propaganda untuk menawarkan seakan-akan narkoba memberikan solusi bagi permasalahan-permasalahan hidup, termasuk di dalamnya seakan memberikan motivasi atau stimulus agar kerja lebih produktif. Padahal sesungguhnya apa yang mereka tawarkan adalah upaya mendegradasi kualitas hidup manusia secara perlahan,” jelas Kepala BNN RI lebih lanjut.

Baca Juga  Raperda Pajak dan Retribusi Daerah Jadi Prioritas Propemperda 2023

Pos terkait