Aldi menegaskan, tradisi penjemputan ini juga merupakan tradisi yang baik dalam menjaga hubungan dan sinergitas antara Yonif 315/Garuda dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Polri maupun jajaran instansi lainnya yang nantinya akan diteruskan Danyonif yang baru.
Ia pun berharap hubungan ini bisa terus terjalin tidak hanya sekadar kata-kata tapi diwujudkan dalam kegiatan atau perbuatan.
“Setelah lari dan sampai ke Batalyon ada tradisi penerimaan oleh seluruh prajurit dan ibu-ibu Persit dan perkenalan dengan perwira. Sementara untuk serah terima jabatannya dilakukan pada 26 September mendatang,” ucap Aldi. (*)








