LPLH-SDA MUI Gagas Sinergi Nasional Upaya Pengurangan Sampah Organik dengan Menjembatani Kesenjangan antara Pemborosan Makanan dan Ketimpangan Akses Pangan

LPLH
Caption Foto: Ketua Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Majelis Ulama Indonesia (LPLH-SDA MUI), Hayu Prabowo (dua dari kanan) menghadiri diskusi terbatas terkait pengolahan sampah berbasis masyarakat melalui program Gerakan Sedekah Sampah Indonesia (Gradasi) di Jakarta pada Kamis (16/1/2025).(Foto: LPLH-SDA MUI)

Gradasi telah diinisiasi pada Ramadhan tahun 2021 yang hingga sekarang masih berbasis sampah plastik. melalui pertemuan tersebut, pada Ramadhan tahun ini Gradasi dapat dikembangkan untuk sedekah Makanan Berlebih dalam mengurangi sampah organik.

MUI telah memulai gerakan Berbagi Makanan Lebih (BeraMaL) pada 2019 yang telah menampung dan menyalurkan lebih dari satu ton makanan layak pangan pada tahun tersebut. BeraMal terhenti sejak Covid 19.

Ketua LPLH-SDA MUI, Hayu Prabowo, menegaskan bahwa sinergi ini menjadi langkah konkret dalam mengedukasi dan menginsiprasi masyarakat melalui masjid, mengingat masjid memiliki peran sentral dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

“Tidak hanya sebagai tempat ibadah, rumah ibadah juga merupakan pusat kegiatan sosial kemasyarakatan untuk mengurangi pemborosan makanan sekaligus memberikan bantuan pangan kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Hayu dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Jumat (17/1/2025).

Baca Juga  Dedie Rachim Resmikan Pesantren Ibnu Jalil, Memiliki Peran Bangun Generasi Emas 2045

Sementara Rofi Alhanif memperkenalkan program GRADASI Pangan (Gerakan Ramadhan untuk Pangan) yang mengintegrasikan nilai sosial dan ibadah dalam pengelolaan isu pangan.

Pos terkait