“Musrenbang ini diharapkan bisa mengaktualisasi dan merealisasikan harapan masyarakat. Walaupun relatif sulit, kita tidak boleh pesimis dengan kondisi yang ada. Kita harus berdiri tegak memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, khususnya di Bogor Timur dan umumnya di Kota Bogor,” jelasnya.
Salah satu upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat adalah rencana pembangunan pusat pemerintahan baru di Kelurahan Katulampa. Meski masih jauh dari realisasi, berbagai upaya telah dilakukan.
Pemkot Bogor saat ini sudah memiliki lahan seluas 6 hektare yang sebelumnya diperjuangkan oleh Wali Kota Terpilih, Dedie A. Rachim, melalui hibah dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
“Kita punya cita-cita untuk itu, sebuah impian yang perlu direalisasikan. Namun, tentu saja tidak murah. Dibutuhkan anggaran sebesar Rp 250 miliar atau bahkan lebih. Oleh karena itu, kami juga mencari skema pembiayaan lainnya. Tujuannya, tentu untuk meningkatkan pelayanan Pemkot Bogor secara maksimal,” ujarnya.








