Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting Bidik 207 Ribu Anak Jabar

Gerakan

Empat quick wins lainnya adalah Taman Asuh Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya, dan AI-SuperApps Keluarga Indonesia. Tamasya merupakan pengembangan daycare unggul melalui kolaborasi dengan lembaga pemerintahan dan swasta. Tamasya menyediakan pengasuh tersertifikasi, psikolog anak, dan dokter spesialis anak untuk laporan tumbuh kembang anak setiap bulan.

GATI merupakan gerakan optimalisasi kapasitas penduduk remaja dan dewasa dalam mengoptimalkan peran ayah menjawab fenomena fatherless. Gerakan ini bersi konseling pranikah, menikah, akan dan saat memiliki anak. Lansia Berdaya berupa penyediaan homecare berbasis komunitas untuk orangtua yang tidak mendapatkan perawatan oleh anak, bantuan untuk lansia serta pelayanan Kesehatan gratis di Puskesmas dan RSUD tanpa rujukan, dan memberdayakan lansia sesuai kapasitas atau pekerjaan yang sesuai.

Baca Juga  Kemenkominfo Latih Digitalisasi UMKM di Kota Bogor

“SuperApps Keluarag Indonesia menyediakan layanan konsultasi problematika keluarga. Aplikasi dengan bantuan kecerdasan buatan ini menyediakan layanan A-Z terkait kesejahteraan keluarga. Aplikasi ini juga menjadi media pendataan keluarga Indonesia,” pungkas Dadi.

Sementara itu, buka puasa Bersama sekaligus temu media juga menghadirkan narasumber Ketua Komisi Informasi Jawa Barat Husni Farhani Mubarok. Husni mengaku sangat menyambut baik kolaborasi yang diprakarsai BKKBN Jabar tersebut. Bagi Husni, kolaborasi antarpemangku kepentingan merupakan sebuah keniscayaan.

“Kemitraan ini membawa harapan baik untuk kebaikan kita semua. Saya meyakini jika keluarga baik, maka sebuah negara juga akan baik. Keluarga merupakan fondasi sebuah begara. Semua anak bangsa harus bergandeng tangan bersama-sama mewujudkan sebuah bangsa yang maju,” ujar Husni.

Pos terkait