“Apa yang menjadi prioritas Kota Bogor harus kita kawal bersama di level provinsi. Jangan sampai ada jurang kebijakan antara pusat, provinsi, dan kota,” ucapnya.
Diskusi berlangsung interaktif dengan beragam masukan dari para narasumber. Harapannya, hasil dialog ini dapat menjadi bahan rekomendasi strategis dalam perencanaan pembangunan daerah, khususnya untuk Kota Bogor agar semakin adaptif, inklusif, dan berdaya saing.
“Semoga forum seperti ini semakin berkembang dan intens dilakukan di masa yang akan datang, dengan berbagai topik demi merumuskan pembangunan kota bogor di segala bidang,” tutup Adityawarman Adil. (*)








