Jabar Nyaah ka Indung Dicanangkan, Doksis Langsung Angkat 3 Indung Asuh

Jabar

Disinggung alasan memiliki tiga ibu asuh sekaligus, Siska mengaku merasa memiliki tanggung jawab lebih seiring tiga jabatan yang diembannya sekaligus. Pertama sebagai Kepala Dinas DP3AKB, kedua sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jawa Barat, ketiga sebagai Ketua Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Jawa Barat. Dengan demikian, masing-masing ibu asuh merepresentasikan posisinya dalam mengemban tugas sebagai pemimpin lembaga.

“Hari ini saya memulai. Berikutnya seluruh ASN di lingkungan DP3AKB Jawa Barat. Saya sudah melapor kepada Pak Gubernur bahwa kami seluruh ASN di DP3AKB Jawa Barat siap memiliki indung asuh. Sebagai ketua TP PKK Jawa Barat, saya juga sudah berkoordinasi dengan TP PKK Kabupaten/Kota dan menyatakan siap menyukseskan program Jabar Nyaah ka Indung,” ungkap Siska.

Baca Juga  Presiden Resmikan Tujuh Pelabuhan Penyebrangan dan Empat KMP di Kawasan Danau Toba

Doksis menjelaskan, meski baru dicanangkan siang hari ini, sejumlah kabupaten dan kota sudah memulai lebih awal. Kabupaten Bandung kick-off sehari lebih awal, Kamis (10/4/2025). Adapun Kabupaten Karawang dan Kota Cimahi mencanangkan pagi hari ini.

Sebagai catatan, program Jabar Nyaah ka Indung kali pertama diperkenalkan Gubernur KDM –sapaan akrab Dedi Mulyadi melalui postingan Instagram @dedimulyadi71 pada Jumat pagi ini. Program ini merupakan aktivitas sosial hidup, di mana para pegawai negeri atau ASN di seluruh Provinsi Jawa Barat dan para pegawai badan usaha milik daerah (BUMD) mengangkat ibu asuh.

Pos terkait