“Kegiatan ini di Kota Bogor, karena kami ingin peserta tahu bahwa Bogor punya keindahan dan potensi besar, termasuk dalam pangan dan gizi,” ungkapnya.
Sementara itu, Pendiri International College of Nutrition, Prof. Ram B. Singh, menyampaikan kekagumannya terhadap potensi pangan lokal Indonesia.
“Saya tidak menyangka Indonesia memiliki makanan dengan komponen fungsional yang begitu besar manfaatnya. Tempe misalnya, adalah salah satu makanan paling bernutrisi yang bisa menjadi contoh global,” kata Signh.
Sighn menyampaikan bahwa Indonesia akan bisa memimpin dunia lewat perkembangan gizi dan nutrisi dalam olahan makanan khas Indonesia yang harus disebarluaskan ke seluruh dunia.
“Saya percaya Indonesia akan memimpin dunia dalam pengembangan pangan bergizi,” tutupnya. (*)








