Ia berharap keberadaan Wocare di Kota Bogor yang telah berkiprah secara internasional ini dapat semakin banyak menyerap tenaga kerja, terutama tenaga perawat yang juga bisa go internasional.
“Jadi tetap semangat dan membidik tenaga perawat spesifik seperti ini. Tentu ini adalah peluang besar, apalagi jika kita bisa mengirimkan tenaga terampil ke luar negeri. Ketika mereka kembali ke Indonesia, mereka membawa wawasan baru yang bisa direplikasi dan dikembangkan di sini,” ujarnya.
CEO Wocare Indonesia, Widasari Sri Gitarja, mengatakan bahwa Wocare telah melakukan berbagai inovasi berbasis riset yang kini telah diterapkan.
“Alhamdulillah, Kota Bogor menjadi pusat secara nasional dan internasional. Inovasi-inovasi terbaru dari Wocare di Indonesia, khususnya dari Kota Bogor, ternyata bisa diadopsi oleh dunia internasional,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), sehingga inovasi berbasis riset aplikatif ini dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Capaian yang diraih ini bukanlah hasil instan, melainkan melalui proses panjang sejak berdirinya Wocare hampir 18 tahun lalu.
Wida bercerita bahwa awalnya ia mendapat informasi tentang adanya konferensi internasional, kemudian ia mencoba mengirimkan abstrak terkait kegiatan yang telah dilakukan di Indonesia.








