Bangga, Perawat Kota Bogor Go Internasional, Dedie Rachim Dorong Serapan Tenaga Kerja

Perawat

“Setiap konferensi saya mengirimkan abstrak agar bisa menjadi pembicara. Setelah diterima, mereka mulai menghubungi langsung. Selanjutnya, setiap kali saya ke luar negeri, tiket dan akomodasi ditanggung untuk menjadi pembicara internasional,” ujarnya.

Dari proses tersebut, dunia mulai mengenal kiprah Wocare, yang kemudian berlanjut pada riset, penilaian, hingga akhirnya masuk nominasi dan meraih penghargaan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, menyampaikan bahwa Pemkot Bogor melalui Dinkes terus memberikan dukungan kepada Wocare, karena keberadaannya memberikan dampak besar kepada masyarakat, terutama dalam penanganan luka.

“Kami dari Dinkes selalu mendukung kegiatan Wocare, termasuk pengadaan kantong stoma secara gratis. Itu salah satu masalah utama karena masih mahal bagi pasien. Melalui jejaring Wocare, sering kali kami mendapatkan bantuan kantong stoma secara gratis untuk diberikan kepada pasien,” ujarnya.

Baca Juga  Dedie Rachim Dorong Penataan Kabel Demi Wajah Kota yang Rapi dan Aman

Sebagai informasi, fasilitas atau layanan yang dimiliki Wocare di antaranya adalah diklat atau sekolah pelatihan satu-satunya di Indonesia, pemasaran produk hasil riset lokal, EO untuk berbagai event Wocare, riset dan pengembangan model perawatan terbaru, publikasi, museum stoma sebagai simbol peradaban medis, layanan perawatan stoma gratis, perawatan kaki diabetes (diabetic foot SPA), dukungan kesehatan mental, fisioterapi, perawatan luka di rumah, pemeriksaan kaki diabetes gratis, dan lainnya.

Kasus terbanyak yang ditangani di Wocare adalah diabetic foot ulcer atau kaki diabetik yang telah didiagnosis dan berisiko diamputasi. Oleh karena itu, Wocare membuka layanan screening kaki gratis bagi masyarakat untuk mengurangi risiko amputasi. (*)

Pos terkait