Dedie Rachim Tegaskan Pendidikan Inklusif dalam Peringatan Hardiknas 2025

Dedie

Ia juga menekankan pentingnya pendidikan yang berkeadilan dan tidak diskriminatif, sebagaimana telah disampaikan dalam pesan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, bahwa tidak boleh ada diskriminasi atas dasar agama, fisik, suku, bahasa, ekonomi, jenis kelamin, domisili, dan sebab-sebab lain yang menyebabkan seseorang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan.

“Pendidikan adalah hak asasi dan hak sipil yang melekat dalam diri setiap insan, baik sebagai pribadi maupun warga negara,” ujar Dedie Rachim saat menyampaikan pidato Mendikdasmen.

Dedie Rachim mencontohkan, Kota Bogor akan terus mendorong penguatan program sekolah inklusi yang memungkinkan anak-anak berkebutuhan khusus atau difabel belajar berdampingan dengan siswa lainnya.

“Pendidikan inklusif itu siapapun boleh ikut, tapi tentu harus ada kebutuhan yang dipenuhi, seperti guru pendamping atau treatment khusus yang disiapkan semua pihak agar pendidikan bisa adil dan tidak diskriminatif,” ujarnya.

Baca Juga  Menpora Dorong Pemuda Berperan Aktif untuk Indonesia

Pos terkait