Dedie Rachim menambahkan, Bogor Lancar jika dijabarkan tupoksinya ada beberapa yang terkait langsung, seperti pengelolaan dan pengendalian lalu lintas, serta angkutan perkotaan.
“Jadi konversi, re-routing, dan reduksi itu masih relevan meskipun programnya bertahap. Saya ingatkan untuk bisa melaksanakan apa yang sudah menjadi ketetapan, aturan, dan ketentuan,” ujarnya Dedie Rachim.
Sementara, untuk masa batas operasional angkutan kota, Dedie Rachim menekankan Dishub untuk tetap konsisten di lapangan.
Sedangkan untuk kelancaran lalu lintas dan PJU, Dedie Rachim meminta agar diatur sedemikian rupa sesuai dengan kondisi aktual.
“Jangan sampai masyarakat membutuhkan petugas, tapi petugasnya tidak ada. Ini menjadi perhatian masyarakat dan harus kita respons melalui tugas-tugas rutin, sesuai tugas dan fungsi,” tegas Dedie Rachim.








