“Bogor adalah kota yang tangguh, kolaboratif, dan berwawasan global. Kami berkomitmen kuat untuk memperjuangkan pola makan berkelanjutan yang menjaga kesehatan masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.
Kota Bogor memiliki inisiatif dalam mempromosikan konsumsi makanan lokal, memperkuat ketahanan pangan, mengurangi sampah makanan, mendukung pertanian perkotaan, dan memberdayakan petani lokal untuk menjadi agen perubahan.
“Kami menyadari bahwa kemajuan sejati datang dari penanganan perilaku dan pendidikan. Itulah sebabnya kami berfokus pada gizi perilaku melalui pendidikan berkelanjutan, program sekolah dan tempat kerja, serta kerja sama erat dengan para pemimpin masyarakat,” ucapnya.
Dedie Rachim melanjutkan, bahwa pada saat yang sama, pelayanan gizi klinis ditingkatkan dengan membangun kapasitas, meningkatkan fasilitas kesehatan, menegakkan standar layanan, dan mengintegrasikan jaringan perawatan primer untuk memastikan perawatan yang dapat diakses dan berkualitas tinggi untuk semua.
Selain Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Rektor IPB University, Arif Satria juga menerima penghargaan.
Arif Satria menyampaikan bahwa IPB University merupakan salah satu institusi terkemuka di Indonesia dalam bidang pertanian, ilmu pangan, dan keberlanjutan lingkungan dan secara konsisten berada di antara universitas terbaik di Indonesia dan Asia Tenggara.








