IDI Kota Bogor Bersinergi Atasi Skabies di Kayumanis

IDI

Sementara itu dokter Puskesmas Kayumanis, Inggrid mengungkapkan bahwa selama tahun 2024, tercatat terdapat 500 kasus skabies di wilayah kerjanya. Tingginya angka kasus ini, dikarenakan minimnya kesadaran masyarakat tentang penyakit skabies. “Untuk itu melalui penyuluhan dan promosi kesehatan ini, masyarakat dapat teredukasi dan memiliki keterampilan untuk mencegah dan mengobatinya dengan tepat”.

Dalam acara tersebut, hadir juga dokter spesialis kulit dan kelamin, Doktor dr. Tjut Nurul Alam Jakoeb, Sp.DVE. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa skabies sering menyerang area lipatan kulit seperti sela-sela jari, pergelangan tangan, siku, dan ketiak. Area lain yang juga rentan adalah sekitar pusar, selangkangan, dan daerah genital. Pada anak-anak, scabies bisa juga menyerang kulit kepala, leher, wajah, telapak tangan, dan telapak kaki.

Baca Juga  Main Mata dengan Parpol, DKPP Harus Periksa KPU Kabupaten Bogor

Menurutnya, apabila ada masyarakat yang terkena skabies, mereka dapat mengobatinya dengan salep gatal. “Saya merekomendasikan untuk menggunakan salep permethrin,” singkatnya.

Pos terkait