Komitmen Dedie Rachim Wujudkan “Bogor Cerdas”

Dedie

Saat ini, lanjut Dedie Rachim, SMPN 22 dan SMPN 23 sedang dalam tahap proses menjalankan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025/2026.

Meski demikian, ia menyadari bahwa Kota Bogor terkendala adanya ketersediaan guru atau tenaga pengajar.

“Untuk SMPN 22 dari kapasitas 8 rombel kita baru ada 7 guru dan untuk SMPN 23 dan SDN Cimahpar 3 ini ada 11 guru,” ujarnya.

Saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus melakukan upaya mencari alternatif solusi, untuk memenuhi ketersediaan guru pada sekolah-sekolah baru dan sekolah yang sudah ada, agar ke depan rombongan belajar ini bisa dibuka dan diampu untuk memberikan proses belajar yang memadai.

Di samping upaya untuk memenuhi kebutuhan ketersediaan guru, Dedie Rachim juga akan menerapkan metode pembelajaran dengan model multimedia di SMPN 22 Kecamatan Bogor Timur menggunakan audio visual, yang akan dijalankan dengan sistem broadcast, sehingga nantinya satu guru bisa mengajar di beberapa kelas secara bersamaan.

Baca Juga  Rangkaian Peringatan Hari Santri, Anna Mariam Fadhilah Melepas Jemaah Ziarah Kubur Pahlawan dan Tokoh Agama

Pos terkait