Tujuannya adalah menjadikan PAD sebagai modal utama pembangunan, baik pembangunan manusia maupun infrastruktur.
“Ini menjadi tantangan tersendiri, karena seperti yang dipaparkan oleh Pak Wamen, ada kurang lebih 10 daerah dengan fiskal yang cukup kuat, dan salah satunya adalah Kota Bogor,” ujar Dedie Rachim.
Dedie Rachim menambahkan, pentingnya efisiensi, menurutnya, tantangan seperti ini harus disikapi sebagai kesempatan untuk berbenah.








