Dedie Rachim menyebut hal ini menjadi peluang penting untuk meningkatkan mutu dan pemanfaatan fasilitas pendidikan bagi peserta didik di Kota Bogor.
“Kami tentu sangat bersyukur atas alokasi ini, karena dari situlah nantinya kualitas sarana dan prasarana pendidikan bisa lebih meningkat serta bisa dimanfaatkan secara optimal oleh anak-anak kita,” ucap Dedie Rachim.
Namun demikian, Ia juga menegaskan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan program ini agar tidak terjadi kebocoran anggaran maupun temuan-temuan yang dapat menimbulkan kerugian negara.
“Revitalisasi ini diampu langsung oleh satuan pendidikan. Maka tentunya, perlu pengawasan yang ketat agar tidak ada kebocoran atau penyimpangan yang berdampak pada kerugian,” tegas Dedie Rachim.








