Jenal Mutaqin juga menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Sekolah Tani dan menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi ke depannya.
“Kira-kira langkah apa yang tepat, yang bisa kita gali untuk mempertahankan dan memberdayakan petani lama maupun generasi petani muda,” tandasnya.
Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Andi Nur Alam Syah, yang turut membuka acara, berharap Sekolah Tani ini bisa melahirkan program dan gerakan baru untuk kemajuan pertanian Indonesia.
“Mungkin ada pilot project yang bisa kita dorong di Kota Bogor, yang tentu saja bisa meningkatkan kesejahteraan para petani kita dan mendukung ketahanan pangan nasional,” tambah Andi Nur. (*)








