Sementara itu, Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bogor, Jeffeta Pradeko Putra, menjelaskan bahwa penyerahan NIE ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543.
Ia menyebut ada total 332 izin edar yang diberikan untuk produk pangan olahan dan obat alam dan terdapat banyak potensi pelaku usaha di Kota Bogor yang dapat di-branding dan dimaksimalkan.
Keberadaan NIE, menurutnya, sangat penting tidak hanya untuk legalitas, tetapi juga untuk menjaga mutu, manfaat produk, dan membuka akses pemasaran yang lebih luas. Selain itu, NIE juga mendukung pembiayaan dan perlindungan usaha.
“Ini menjadi bukti nyata sinergi dalam mendukung produk lokal agar bisa bersaing di dunia internasional,” ungkapnya.
Penyerahan NIE juga dimaksudkan sebagai motivasi dan bagian dari pembinaan bagi pelaku usaha, sekaligus untuk melihat aspek-aspek yang bisa ditingkatkan dalam rangka memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, khususnya para pelaku usaha di Kota Bogor.








