Sehingga, para pedagang merasa bersyukur ketika ada pengecekan langsung dari pemerintah untuk menginformasikan beras yang ada di pasar tradisional bebas dari beras oplosan.
Pedagang Beras di Pasar Sukasari, Isam, mengaku sempat khawatir atas adanya isu beras oplosan tersebut.
Namun, dirinya selalu memastikan kepada pembeli bahwa beras yang dijualnya sesuai dengan harga dan kualitas.
“Sangat meresahkan karena (oplosan itu) berasnya dilihat bagus dimasak nggak enak. Banyak (pembeli) yang nanya, saya pastikan di sini tidak ada beras oplosan,” ujarnya.
Ia pun menegaskan, bahwa beras yang ia jual sesuai dan tidak dioplos.
“Kita tidak pernah jual beras seperti itu. Mudah-mudahan yang suka ngoplos cepat sadar karena merugikan,” ujarnya. (*)








