“Ini terkait pengelolaan dana desa dan kelurahan yang diharapkan bisa transparan lebih akuntabel dan tentu saja bisa menyentuh masyarakat,” ucap Dedie Rachim.
Sementara, dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa penerapan aplikasi Jaga Desa merupakan langkah konkret untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan transparansi pengelolaan dana desa.
“Banyak kepala desa harus memahami manajemen keuangan secara tepat, sehingga perlu penguatan kapasitas SDM dan manajemen berbasis digital,” ujarnya.
Selain itu, Dedi Mulyadi menambahkan, bahwa pengawasan terhadap dana desa dan kelurahan harus dilakukan secara dini agar anggarannya tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.








