Jalur ini melintasi sejumlah titik penting, seperti Tugu Yogyakarta, Jalan Malioboro, hingga Kraton Yogyakarta, kawasan yang memiliki nilai kosmologis, spiritual, dan budaya yang mendalam.
Dedie Rachim nampak mengikuti kegiatan bersepeda santai bersama para kepala daerah lainnya. Sepanjang perjalanan, ia menikmati suasana khas kota pusaka sambil mengamati bangunan-bangunan bersejarah yang mencerminkan karakter Kota Yogyakarta yang kuat dalam menjaga warisan budayanya.
“Fun bike ini bukan hanya olahraga, tapi juga pelajaran hidup. Sumbu Filosofi ini mengajarkan kita bahwa sebuah kota bisa dibangun di atas nilai-nilai luhur yang menyatukan manusia, alam, dan budaya. Ini sangat menginspirasi,” ujar Dedie Rachim.








