Bai Kusnadi mengatakan, ada dua hal yang menyebabkan meningkatnya jumlah kasus TBC di Kota Bogor. Pertama, identifikasi Pemkot Bogor dalam mengidentifikasi kasus TBC berjalan maksimal.
“Artinya kita aktif melakukan penemuan kasus. Kedua, dengan adanya penemuan kasus, maka akan berdampak pada status kesehatan kita. Itu yang harus kita atensi,” kata Bai Kusnadi dan menambkan untuk mempercepat penanganan TBC, Bai Kusnadi menyebut Mendagri telah menginstruksikan agar daerah melakukan akselerasi lebih cepat.
Apalagi kepala daerah memiliki kewenangan untuk melakukan berbagai langkah percepatan. Salah satunya adalah dengan membuat regulasi dan membentuk tim percepatan penanganan TBC secara kelembagaan.








