Tekankan Persatuan Wartawan, Nezar Patria : PWI Sebagai ‘Kakak Tertua’

PWI

“PWI adalah organisasi media tertua, kakak tertua di antara organisasi media lainnya. PWI memiliki nilai sejarah besar, ikut serta dalam perjuangan kemerdekaan, serta meletakkan dasar-dasar jurnalisme nasional. Kini saatnya menatap ke depan, memperkuat solidaritas, dan menjaga semangat kebersamaan,” kata Nezar yang juga seorang wartawan ini.

Mengenai relevansi jurnalisme profesional di era digital, Wamen Komdigi menekankan bahwa profesionalisme menjadi kunci menghadapi arus informasi yang deras.

“Di media sosial, konfirmasi dan akurasi sering diabaikan. Inilah yang membuat akurasi mengalami krisis. Jurnalisme profesional hadir untuk meluruskan kekacauan informasi,” ujarnya.

Silaturahmi ini menjadi pembuka Kongres Persatuan PWI, forum bersejarah yang mempertemukan dua kepengurusan yang sempat berjalan terpisah. Dua calon Ketua Umum, Hendry CH Bangun dan Akhmad Munir, serta dua calon Ketua Dewan Kehormatan, Sihono HT dan Atal S. Depari, resmi maju dalam kongres.

Baca Juga  Komisi I dan BPN Serahkan Sertifikat PTSL di Ruang Paripurna

Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, yang memberi pidato kunci turut menekankan posisi strategis PWI yang sempat terbelah dalam dunia pers Indonesia.

Pos terkait