Kecamatan dan kelurahan perlu memperkuat pembinaan di wilayahnya, sementara puskesmas tetap menjadi pembina teknis dan pendamping kader posyandu. PKK, tokoh masyarakat, serta mitra pembangunan juga diharapkan semakin berperan dalam menggerakkan partisipasi masyarakat.
Yantie Rachim meyakini, dengan penguatan tim pembina, optimalisasi peran posyandu, serta dukungan dan kerja sama lintas sektor yang solid, posyandu di Kota Bogor dapat benar-benar berfungsi sebagai pusat layanan masyarakat yang komprehensif.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra), Eko Prabowo, selaku Ketua Pelaksana Harian Tim Pembina Posyandu Kota Bogor, menyampaikan bahwa kegiatan advokasi dan koordinasi merupakan wujud penguatan dukungan dan komitmen bersama, termasuk dalam program kerja, penganggaran, dan langkah-langkah pelayanan Posyandu dengan 6 SPM.








