Selain itu, forum juga menekankan mengenai percepatan reduksi dan konversi angkutan kota (angkot), berbagai jenis retribusi yang dihasilkan dari lalu lintas, serta fasilitas seperti PJU dan marka jalan.
“Saya ke sini belanja aspirasi. Tidak hanya di masyarakat saja, tapi juga di tubuh lembaga di bawah kepemimpinan kami, itu penting,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dishub Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, mengatakan bahwa dalam misi Bogor Lancar setidaknya ada tiga aspek pembenahan, yakni kelancaran lalu lintas, angkutan massal, dan integrasi moda serta TOD.








