Melalui pendekatan partisipatif, Bale Badami mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga hukum dalam penyelesaian masalah secara bijak dan berkeadilan.
“Bale Badami kami posisikan sebagai simbol keterbukaan akses keadilan sekaligus media edukasi hukum masyarakat. Dengan sinergi antara Posbankum dan Bale Badami, Kota Bogor bergerak menuju tata kelola hukum yang inklusif, adaptif, dan berbasis pelayanan publik dengan mengedepankan keadilan hakiki,” tutup Alma.
Sebagai informasi, kegiatan ini dimoderatori oleh Penyuluh Hukum Ahli Muda Setda Kota Bogor, Nuniek Wulandari dan diikuti oleh perwakilan kelurahan, LPM, dan tokoh masyarakat.
Dalam kegiatan ini juga ada diskusi interaktif, membahas mekanisme kerja Posbakum dan Bale Badami sebagai ruang solusi publik, serta strategi validasi fakta persoalan dalam menghadapi tantangan perubahan yang cepat. (*)








