“Intinya kami senang diundang dan mendapat penjelasan soal program imun di RSPPN Soedirman. PWI berharap program ini membawa manfaat besar bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Munir.
Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan semangat kemandirian bangsa di bidang kesehatan serta menjadi bukti nyata inovasi medis karya anak bangsa.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa pengembangan layanan Immunotherapy Nusantara dan DSA bukan hanya untuk kepentingan pertahanan, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum.
“Ini tidak hanya untuk kepentingan TNI, tapi untuk seluruh publik bisa mencoba dan menikmati. Kita harapkan layanan ini bisa memberi dorongan kesehatan kepada seluruh bangsa Indonesia,” tutur Menhan.








