Ketua TP PKK Kota Bogor Menghadiri Workshop Geulis, ‘Berani Menjadi Aku’

Ketua

Ia juga menyoroti pentingnya mencegah perilaku bullying, yang sering muncul dari pola trauma atau pengalaman buruk sebelumnya. Untuk itu, ia membuat program serbukatif sebagai pengingat agar generasi muda terus berbicara positif.

“Kalau kita berbicara soal bullying, coba bayangkan kalau kita sendiri yang dibully. Biasanya yang membully itu dulunya pernah mendapat perlakuan yang tidak baik, lalu membalasnya kepada orang lain. Karena itu jauhi bullying, jauhi perkataan yang buruk,” tegasnya.

Lebih jauh, Yantie Rachim, menjelaskan bahwa workshop ini disusun untuk membantu pelajar memahami diri dan membangun karakter kuat sebagai bagian dari generasi emas 2045.

“Workshop ini sangat berguna untuk menggali potensi diri dan mengenal diri sendiri, karena belajar itu bukan hanya akademis, tapi juga adab dan karakter. Kalian adalah calon pemimpin, maka harus beradab dan memiliki karakter yang baik. Di tahun 2045, kalian lah generasi emas yang akan menggantikan kami,” ucapnya.

Baca Juga  Ketua TP PKK Kota Bogor Tinjau Lokasi Penilaian Untuk Lomba 10 rogram PKK di Kelurahan Tajur

Sementara itu, Kasi Kesiswaan SMP Dinas Pendidikan Kota Bogor, Jatmiko, turut mengapresiasi kegiatan yang memberikan ruang bagi pelajar untuk memahami diri dan mengembangkan karakter.

Pos terkait