Dedie Rachim memberikan apresiasi kepada Japas yang telah luar biasa membuka cakrawala masyarakat terkait keberadaan berbagai situs sejarah di Kota Bogor, sehingga ke depan Kota Bogor dapat dikategorikan sebagai city of history.
“Ini juga sebagai bagian dari melengkapi agar suatu saat Kota Bogor tidak hanya menjadi smart city, heritage city, dan green city. Ini adalah sebuah proses panjang, dan Japas sudah memulai dengan langkah-langkah luar biasa,” tuturnya.
Penanggung jawab Japas, Johnny Pinot, mengatakan kegiatan Japas edisi napak tilas Tirto Adhi Soerjo diawali dengan ziarah ke makam Blender di Kebon Pedes.








